Minggu, 20 November 2011

Jika aku menjadi pemimpin rakyat

           Bagaimana jika saya menjadi presiden dari anda semua? Pasti di benak anda semua, pemimpin sekarang hanyalah mengumbar janji palsu. Benarkan? Apakah anda yakin jika saya menjadi presiden saya akan mengumbar janji palsu seperti yang sudah-sudah? Janji yang mereka ucapkan sebenarnya bukanlah janji palsu jika kita berpikir secara meluas atau umum, tidak kah anda melihat apa yang mereka usahakan untuk merealisasikan janji mereka?
            Menjadi seorang pemimpin apalagi seorang pemimpin rakyat itu bukanlah tugas yang mudah.Menjadi seorang presiden itu membutuhkan rasa tanggung jawab,  percaya diri dan berani yang besar. Mungkin sebagian dari anda yang berpikir tidak secara rasional akan berkata “Tanggung jawab adalah hal yang mudah” atau lebih lagi mungkin anda akan berkata “Tanggung jawab adalah hal yang sepele dan tidak penting”. Sebenarnya dimanapun kalian berada atau siapapun diri anda, anda pasti akan bertanggungjawab, minimal bertanggungjawab kepada diri anda sendiri. Taukah anda bahwa dasar dari seorang pemimpin itu adalah tanggung jawab. Bagaimana rakyatnya bias mempercayai seorang pemimpinnya jika pemimpin tersebut tidak bertanggungjawab. Dan bagaimana pula jadinya Negara ini bila semua pemimpin hanya mengumbar janji manisnya. Tetapi kenyataannya saat ini banyak pemimpin kita yang tidak bertanggungjawab, dan itu benar-benar terjadi di era masa kini.
            Mereka berkampanye di depan rakyatnya dengan mengumbar janji-janji palsu mereka hanya demi terpilihnya mereka menjadi orang nomer satu di tanah air ini. Namun setelah mereka terpilih dan diberikan tanggung jawab yang besar untuk memimpin tanah air ini, apa yang sudah mereka lakukan? Atau apa yang akan mereka lakukan untuk memperbaiki negri ini, atau bahkan tambah merusak negri ini?. Mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri, keluarga mereka atau bahkan orang-orang yang sederajat dengan mereka. Mereka tidak pernah memikirkan rakyat mereka. Mereka seolah-olah membuang rakyatnya dan lupa berkat siapa mereka terpilih menjadi orang nomor satu di negri ini.
            Sampai kapan negri ini menjadi seperti ini? Kapan negeri ini akan maju dan berubah jika setiap orang ingin menjadi nomer satu? Kapan negeri ini akan menjadi negeri yang di idam-idamkan semua orang jika semua pemimpin dan calon penerus tidak bertanggungjawab seperti ini? Apa jadinya negeri ini jika tidak ada perubahan? Apakah tidak ada generasi penerus yang tergerak hatinya untuk berubah yang lebih baik ? Apakah tidak ada penerus yang benar-benar mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi dan bersunggung-sungguh ingin memimpin negeri ini dan merubahnya  menjadi lebih baik?
            Andai saya menjadi orang nomer satu di negeri ini, semoga saya bukan termasuk para pemimpin pada umumnya tetapi saya dan anda semua harus termasuk para pemimpin yang minoritas, pemimpin yang bertanggungjawab, pemimpin yang bias memperbaiki negeri tercinta ini, pemimpin yang bias merubah kemirisan dari negeri ini, pemimpin yang dapat membangkitkan semangat rakyat negeri dan pemimpin yang tidak hanya mengumbar janji palsu.

1 komentar:

tulisan u kok bagus2 yaa?? jadi curiga nih w...

tapi ngga semudah itu ska..beda rasanya kalo kita ada di posisi mereka, dilingkungan mereka dan masih banyak lagi faktor2 yang akan merubah orang menjadi seperti itu...lupa akan tanggung jawabnya..

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More